
Sumowarna.id – Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan dapat menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Meskipun sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang anak-anak, orang dewasa juga rentan terkena demam berdarah dengan gejala yang cukup serius. Mengingat potensi komplikasi yang bisa ditimbulkan, mengenali tanda-tanda demam berdarah pada orang dewasa sangat penting untuk penanganan yang lebih cepat.
Gejala Umum Demam Berdarah pada Orang Dewasa
Gejala demam berdarah pada orang dewasa sering kali muncul dalam dua fase: fase awal dan fase lanjutan. Meskipun demikian, tidak semua orang dewasa akan mengalami gejala yang sama. Beberapa orang mungkin hanya mengalami gejala ringan, sementara yang lain bisa mengalami gejala yang lebih berat.
- Demam Tinggi Secara Mendadak
Salah satu gejala utama demam berdarah adalah demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Demam ini bisa mencapai 39°C hingga 40°C dan biasanya berlangsung selama 2 hingga 7 hari. Pada beberapa kasus, demam akan disertai dengan menggigil yang cukup parah. - Nyeri Otot dan Sendi
Rasa nyeri pada otot dan sendi atau sering disebut sebagai “breakbone fever” adalah gejala khas demam berdarah. Penderita biasanya merasa nyeri pada bagian tubuh tertentu, terutama punggung, kaki, dan tulang. Rasa nyeri ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. - Sakit Kepala Berat
Sakit kepala yang tajam dan berat sering dirasakan pada penderita demam berdarah. Biasanya, sakit kepala ini terasa di sekitar dahi dan sering disertai dengan rasa pusing. - Mual dan Muntah
Penderita demam berdarah sering kali merasa mual, bahkan hingga muntah. Kondisi ini bisa memperburuk dehidrasi, yang sudah menjadi masalah utama dalam penanganan demam berdarah. - Ruam Kulit
Beberapa penderita akan mengalami ruam kulit, yang biasanya muncul beberapa hari setelah demam pertama kali muncul. Ruam ini bisa terlihat merah-merah atau mirip dengan bercak-bercak kecil. - Pendarahan Ringan
Pendarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah juga bisa menjadi tanda demam berdarah pada orang dewasa. Pada kasus yang lebih parah, pendarahan internal bisa terjadi, yang dapat memperburuk kondisi pasien. - Kelelahan yang Berlebihan
Penderita demam berdarah akan merasa sangat lelah dan lemah, bahkan setelah demam mereda. Kondisi ini dapat berlangsung beberapa minggu setelah gejala utama hilang.
Perawatan untuk Demam Berdarah pada Orang Dewasa
- Pemberian Cairan yang Cukup
Dehidrasi merupakan masalah utama pada penderita demam berdarah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan penderita mendapatkan cairan yang cukup, baik itu berupa air putih, oralit, atau cairan infus. - Menggunakan Obat Pereda Nyeri
Obat seperti parasetamol bisa digunakan untuk mengurangi demam dan nyeri. Namun, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau aspirin harus dihindari, karena bisa memperburuk pendarahan. - Istirahat yang Cukup
Istirahat adalah bagian penting dari pemulihan. Penderita disarankan untuk banyak beristirahat agar tubuh bisa pulih lebih cepat.
Pada kasus yang lebih berat, terutama jika terjadi syok dengue atau pendarahan berat, perawatan di rumah sakit diperlukan. Infus cairan dan pemantauan ketat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Pencegahan Demam Berdarah
Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah penularan demam berdarah antara lain:
- Menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, pakaian panjang, dan kelambu saat tidur.
- Membersihkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, seperti genangan air di sekitar rumah.
- Menggunakan pelindung nyamuk di tempat tidur bayi dan anak-anak.
Kesimpulan
Demam berdarah adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa. Mengenali gejala-gejalanya sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika Anda mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, atau pendarahan ringan, segera konsultasikan dengan dokter. Dengan penanganan yang tepat, kebanyakan penderita dapat pulih sepenuhnya. Pencegahan melalui pengendalian nyamuk adalah langkah utama untuk mengurangi risiko terjangkit demam berdarah.